Team Work

Kelompok 2 Mata kuliah TIK Mensi 2014.

Showing posts with label Sumatera. Show all posts
Showing posts with label Sumatera. Show all posts

Saturday, December 13, 2014

Kawah Putih Tinggi Raja Sumatera Utara




Sumatera Utara sebuah propinsi yang mempunyai keindahan obyek wisata Danau Tobanya yang sangat terkenal di Indonesia maupun dunia. Tetapi di Propinsi Sumatera Utara terdapat obyek wisata eksotis yang masyarakat indonesia tidak begitu mengetahuinya. Namanya Kawah Putih Tinggi Raja, yang kalau di Jawa Barat mempunyai Kawah Putih Ciwidey. Namun keindahan Kawah Putih Tinggi Raja tak kalah denganKawah Putih Ciwidey Jawa Barat dan Danau Toba.

Obyek Wisata

Obyek wisata ini belum terekplorasi dengan baik, berada di tengah-tengah kawasan hutan pohon yang tinggi-tinggi membuat obyek wisata ini belum sangat dikenal. Kawah Putih Tinggi Raja yang terdapat di cagar alam seluas 176 hektare dan memliki lahan kawah seluas 4 hektare ini bagai mutiara di dalam lumpur. Tidak dapat dipercaya di tengah-tengah lebatnya hutan dan jalan untuk menuju kawah yang tidak begitu mulus terdapat keindahan yang mengagumkan, pengunjung pun akan dibuat terpesona dengan keindahan bukit putih kapur dan aliran air panas yang keindahanya menyerupai putih salju.
Sumber air panas yang mencapai suhu sekitar 90 derajat celcius Kawah Putih Tinggi Raja ini berasal dari bukit-bukit kecil yang ada di daerah tersebut, sehingga air panas itu bisa untuk merebus telur hingga matang. Aliran air panas mengalir diantara bebatuan kapur yang berundak-undak, peristiwa ini menjadikan batuan tersebut menjadi putih bersih seperti salju. Sebagian orang menyebutnya dengan Salju Panas.
Ada dua tempat yang bisa di kunjungi di area obyek wisata ini. Yang pertama adalah bukit kapur yang dilalui oleh aliran air panas yang membuat bebatuan ini menjadi indah dipandang mata, ada juga keindahan karpet alam yang terbentuk dari aliran sungai yang berlumut yang dilewati air panas menjadikan bebatuan tersebut seperti sebuah karpet yang berwarna hijau keputihan. Diatas juga terdapat sebuah kolam alam yang berluas tidak cukup besar yang mengeluarkan sumber air panas yang nampak bergelembung dari dasar kolam, yang tentunya pengunjung dilarang mandi di area itu. Aliran air panas yang melalui semak-semak pepohonan yang mengering dan berkumpul menjadi satu membentuk sebuah danau yang berwarna biru kehijauan yang amat cantik.
Tempat kedua berada di bawah tebing. Disini pengunjung bisa menikmati atau bermandi air. Terdapat sebuah aliran sungai yang sejuk dan air terjun yang mengalir dari bukit di atas menjadikan tempat ini tujuan berendam setelah pengunjung menikmati keindahan air panas diatas. Sumber air panas ini dipercaya mengandung belerang yang baik bagi kesehatan kulit bila dipakai untuk mandi atau sekedar untuk membasuh anggota badan. 

 Lokasi
Kawah Putih Raja Tinggi terletak di Desa Dolok Tinggi Raja, Kecamatan Silau Kahean, yang berada di ujung pelosok Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Akses
Ada tiga rute yang bisa dilaui untuk samapi ke kawasan Kawah Putih Tinggi Raja
  1.  Medan-Lubuk Pakam-Galang-Dolok Raja Tinggi
  2. Masihul-Nagori Dolok-Dolok Tinggi Raja
  3. Medan-Lubuk Pakam-Galang-Bangun Purba-Dolok Tinggi Raja
Semua mempunyai jarak tempuh yang sama yaitu 80 – 90 km denga waktu 3-4 jam dari Kota Medan.
Akomodasi
Karena tempatnya yang terpencil dan jauh dari kota, tidak terdapat penginapan atau hotel di area tersebut.Dan alangkah baiknya bila membawa bekal makan sendiri, karen jarang ditemui warung makan di obyek wisata ini. 





Gua Ulu Tiangko


Sumatera memang kaya akan wisata, kali ini kita akan berwisata ke Jambi, tepatnya mengunjungi Gua Ulu Tiangko yang mempunyai keunikan tersendiri. Berwisata ke sana, Anda akan mendapatkan tambahan pengetahuan sejarah tentang kehidupan zaman purbakala yang ada di Jambi. Tentunya Anda juga harus menyiapkan mental. Pasalnya menuju ke gua ini Anda harus siap mendaki Bukit Batu Bulan yang berada di dalam hutan sejauh satu jam perjalanan. Tapi tenang saja, keindahan gua akan membuat letih selama perjalanan lenyap seketika.

Luas gua ini adalah 206 meter persegi dengan lebar bagian depan 4 meter dan bagian belakang hingga 11,5 meter. Letak goa ini tidak jauh dari pemukiman warga yang hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit dengan berjalan kaki.

Objek Wisata
Tentunya pemandangan berbeda akan Anda rasakan ketika berwisata ke gua ini. Untuk membantu menyusuri gua, disarankan untuk membawa alat penerangan. Jika Anda baru pertama kali datang ke Tiangko, sebaiknya menggunakan jasa pemandu gua agar Anda tidak tersesat.
Memasuki kawasan gua, Anda akan langsung disambut semilir angin dan udara sejuk yang masih asri dan bebas polusi. Gua ini merupakan bagian dari Cagar Alam Gua Ulu Tiangko yang menjadi habitat walet dan kelelawar. Secara ekonomi, habitat ini penting bagi masyarakat sekitar sebagai salah satu sumber mata pencaharian utama penduduk.
Lantai gua merupakan pasir putih bebatuan dengan mulut gua yang berukuran besar sehingga membuat gua ini tidak terlalu gelap. Lembab dan udara sejuk menyeruak ketika memasuki gua dan terdengar suara tetesan air yang jatuh ke bebatuan. Seperti sambutan perpaduan nyanyian alam bukan?



Seperti gua pada umumnya, Gua Ulu Tiangko juga ditemukan batu kapiler yang berfungsi untuk membentuk stalagtit dan stalagmit dengan berbagai bentuk dan ukuran yang menakjubkan. Dindingnya berbentuk cerukan yang sudah ditumbuhi lumut dengan langit-langitnya yang ramai dengan gelantungan sarang burung walet dan kelelawar. Uniknya ekosistem yang terdapat di dalamnya membentuk jaringan gua bawah tanah yang rumit seperti labirin. Gua Ulu Tiangko adalah pemukiman tertua di Jambi, pernyataan ini disampaikan dalam hasil penelitian sekitar tahun 1974 oleh Bennet Bronson dan Teguh Amat. Penemuan tersebut berupa lapisan tembikar dengan berbagai alat obsidian pada bagian bawah.
Anda juga bisa menikmati keindahan sungai bawah tanah, struktur olahan manusia purba seperti grafiti dan ruangan seperti tempat ibadah, keberadaan satwa unik dan aneh serta berbagai kekhasan lainnya. Setelah letih mengelilingi goa, tidak ada salahnya Anda berkeliling sungai Manau yang tak kalah indahnya.

Lokasi
Goa Tiangko terletak di Desa Tiangko, Sungai Manau, Merangin, Provinsi Jambi.

Akses
Jika sudah berpikir untuk merancang perjalanan wisata ke Gua Ulu Tiangko, Anda dapat dapat memulai dari Jambi menuju Kota Bangko. Perjalanan kemudian di lanjutkan menuju Desa Air Batu dengan jarak tempuh kurang lebih 4,5 Jam. Perjalanan bisa Anda lalui dengan menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Sumber : www.gosumatra.com
Post       : Putri Merlisa W

Pantai Tanjung Tinggi



Salah satu pantai kebanggaan Kabupaten Belitung yaitu Pantai Tanjung Tinggi yang terletak 30 Km dari pusat Kota Tanjung Pandan. Tanjung Pandan merupakan Ibukota Kabupaten Belitung. Pantai ini pernah dijadikan tempat syuting film terkenal yaitu Laskar Pelangi. Pesona kecantikannya merupakan daya tarik dari pantai ini. Hamparan pasir putih dan air laut yang berwarna hijau tosca kebiruan serta hamparan bebatuan yang berada di sekitar pantai menambah pesona kecantikan Pantai Tanjung Tinggi.

Kecantikan pantai-pantai di Belitung memang tidak diragukan lagi, sebagai contoh Pantai Tanjung Tinggi atau Pantai Parai Tenggiri. Tak heran banyak para wisatawan lokal maupun mancanegara menjadikan Bangka Belitung sebagai tujuan tempat wisata. Pantai Tanjung Tinggi berbentuk teluk kecil yang memiliki panjang sekitar 100 meter. Karena berbentuk teluk, maka arus ombak di pantai ini relatif kecil, sangat cocok untuk aktivitas olahraga air. Namun, Anda harus tetap berhati-hati, jika tidak ingin tersengat oleh ubur-ubur.

Objek Wisata



Selain kecantikannya, daya tarik dari Pantai Tanjung Tinggi sebenarnya ada pada hamparan batu-batu granit yang ada di sekitar pantai. Tepatnya berada di sebelah timur pantai. Batu-batu tersebut memiliki ukuran yang beraneka ragam, ada yang sangat besar dan relatif kecil. Jika Anda gemar fotografi, Anda bisa mengambil objek batu-batu tersebut sebagai modelnya dengan latar belakang Pantai Tanjung Tinggi dan matahari terbenamnya.

Tidak hanya menikmati pesona kecantikannya saja, Anda bisa melakukan berbagai macam aktivitas olahraga air di Pantai Tanjung Tinggi. Aktivitas yang bisa Anda lakukan di pantai ini yaitu, berjemur, berenang, memancing, snorkeling, menyelam, dan menyewa jetski serta menjelajah dengan kano atau perahu karet. Jika Anda melakukan penyelaman, Anda akan menjumpai berbagai jenis, bentuk dan warna spesies laut yang menghuni pantai ini beserta “rumah-rumahnya” yang terbuat dari terumbu karang.
Setelah lelah melakukan berbagai aktivitas, Anda bisa beristirahat di rumah makan yang ada di sekitar pantai. Jangan lupa untuk menikmati salah satu makanan khas Belitung, Pulau Sumatera yang bisa Anda temukan di pantai ini yaitu Gangan. Gangan adalah masakan yang berupa sayur yang menggunakan kunyit sebagai bumbu utamanya, yang kemudian diolah bersama nanas muda dan kepala ikan. Gangan memiliki rasa asam-pedas yang akan menambah selera makan Anda.

Lokasi
Pantai Tanjung Tinggi berada di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung.

Akses
Disarankan bagi Anda yang ingin mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi, sebaiknya Anda menggunakan mobil pribadi atau agen tur. Mengingat transportasi umum untuk menuju pantai ini sangat sulit.

Fasilitas dan Akomodasi
Fasilitas dan Akomodasi di Pantai Tanjung Tinggi relatif lengkap. Terdapat warung makan, toilet umum, serta sarana dan prasarana seperti persewaan jetski dan kano. Untuk Anda yang ingin bermalam di sekitar pantai ada beberapa penginapan mulai dari homestay hingga hotel berbintang. Hotel dekat dengan Pantai Tanjung Tinggi yang direkomendasikan seperti Lux Melati Hotel dan Hotel Resort Grand Pelangi.

Sumber : www.gosumatra.com
Post        : Putri Merlisa W

Air Terjun Sipiso-piso








Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu tempat wisata di Pulau Sumatera. Berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk Desa Tongging. Air terjun ini berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 mdpl dan dikelilingi oleh hutan pinus. Pengelolaan wisata alam air terjun ini dipegang oleh Pemda Kabupaten Karo. Dengan memiliki ketinggian sekitar 120 meter, Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia. Dengan adanya air terjun ini, Kabupaten Karo menjadi salah satu tempat wisata yang paling diminati oleh para wisatawan domestik dan mancanegara.

Objek Wisata

Anda akan terkagum-kagum dengan pesona Air Terjun Sipiso-piso, ketika Anda berada di Desa Tongging, tempat di mana air terjun ini berada. Sebelum Anda melihat air terjun ini dari dekat, berkunjunglah di gardu pandang yang terletak di puncak bukit. Anda akan melihat hamparan keindahan Tanah Karo. Dari gardu pandang ini juga, Anda dapat menikmati keindahan Pulau Samosir, pulau yang berada di tengah Danau Toba.

Setelah Anda puas menikmati pemandangan nan indah dari jauh, Anda dapat melanjutkan perjalanan menelusuri punggungan bukit untuk bercengkerama dengan keindahan Air Terjun Sipiso-piso. Namun, Anda tidak perlu khawatir dalam menelusuri punggungan bukit tersebut, karena sudah disediakan jalur yang berupa anak tangga dan memang disediakan untuk para wisatawan. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam untuk mencapai dasar air terjun ini. Dalam perjalanan tersebut, jangan lupa untuk mengabadikan momen indah ini dengan berfoto-foto dengan latar belakang Danau Toba.

Sesampainya di dasar air terjun, arahkan pandangan Anda ke bukit-bukit yang ada di sekeliling air terjun. Dengan perpaduan hijaunya pepohonan pinus yang rimbun dan suara gemuruh air terjun, membuat suasana hati dan pikiran Anda terasa damai dan tenteram. Jangan lupa untuk membawa bekal makanan untuk dinikmati bersama keluarga Anda setelah lelah bermain air di Air Terjun Sipiso-piso.

Lokasi
Air Terjun Sipiso-piso berada di Desa Tongging, Kec. Merek, Kab. Karo, Sumatra Utara. Kecamatan Merek terletak kurang lebih 24 km dari Kota Kabanjahe.

Akses
Jika Anda menggunakan transportasi umum dari Medan, Sumatera Utara. Anda dapat menggunakan bus dengan jurusan Kota Kabanjahe dengan waktu kurang lebih 2 jam. Kemudian, setelah sampai di Kabanjahe, perjalanan dilanjutkan dengan bus menuju Danau Toba. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit dengan jarak tempuh sekitar 24 Km.
 

Fasilitas dan akomodasi
Beberapa fasilitas di Air Terjun Sipiso-piso cukup memadai, seperti tersedianya lahan parkir dan warung makan. Untuk penginapan Anda bisa menemukannya di Desa Tongging dan Desa Kabanjahe. Untuk membeli oleh-oleh bagi kerabat atau teman, Anda bisa membelinya di toko souvenir yang ada di tempat wisata ini. Jika Anda masih punya banyak waktu, Anda dapat menyempatkan berkunjung ke Air Terjun Dua Warna yang berada tidak jauh dari Air Terjun Sipiso-piso. 

sumber : www.gosumatra.com
post       : Putri Merlisa W

Sunday, December 7, 2014

Nuansa Melayu di Kerajaan Siak Sri Indrapura

Berbicara tentang kota melayu memang tidak pernah ada habisnya, apalagi tentang cagar budaya, peninggalan sejarah dan keseniannya. Salah satu peninggalan sejarah terkenal adalah Kerajaan Siak Sri Indrapura. Kerajaan Siak Sri Indrapura merupakan kerajaan melayu islam terbesar di Kabupaten Siak,Propinsi Riau. 

Obyek Wisata


Tahun 1723 M merupakan awal berdirinya kerajaan oleh Raja Kecik dengan gelar khas Melayu yakni Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah putera Raja Johor, Malaysia (Sultan Mahmud Syah) bersama sang istri, Encik Pong. Kala itu, Buatan dipilih sebagai lokasi pusat kerajaan. Dalam Bahasa, ‘Siak Sri Indrapura’ bermakna pusat kota raja yang taat beragama. Sementara bahasa sansekerta, ‘Sri’ adalah ‘bercahaya’, ‘Indra’ adalah ‘raja’. Dan ‘Pura’ adalah ‘kerajaan’.
Jarak Kota Pekanbaru menuju Istana sekitar 125 km dengan luas bangunan kerajaan mencapai 28.030 m2. Hingga kini, Anda dapat melihat bukti-bukti sejarah kerajaan saat menulusuri bagian dalam istana. Benda-benda sejarah seperti kursi emas singgasana sultan,  senjata kerajaan melayu,  replika mahkota, bendera Kerajaan, setanggi pembakar, tombak kerajaan, brankas, alat musik asal Jerman dengan piringan berukuran diameter 90 cm berisi lagu Mozart dan Bethoven, lampu kristal, berbagai bentuk senjata,  dan aneka koleksi cinderamata dari negeri sahabat. Tidak hanya itu, sebuah cermin peninggalan permaisuri sultan yang disebut cermin Ratu Agung pun masih tersimpan rapi. Bahkan, masyarakat setempat menganggap bahwa cermin tersebut akan menjadikan kulit awet muda jika menggunakannya.
Selain corak Melayu, bangunan istana ini juga mengingatkan kita pada gaya arsitektur Eropa. Wajar saja, sebab pembangunannya dilakukan oleh arsitekt dari Jerman. Bangunannya terdiri atas dua lantai yaitu lantai atas dan lantai bawah. Fungsi utama lantai atas adalah untuk tamu kerajaan dan ruang istirahat Sultan. Lantai atas memiliki sembilan ruangan, sedangkan lantai bawah atau disebut juga Lantai Istana Matahari Timur memiliki ruang sidang, ruang tunggu bagi tamu perempuan dan tamu laki-laki,  dan satu ruangan di sebelah kanan adalah tempat berlangsungnya ruang sidang sekaligus adanya acara/ pesta istana. Empat ruang utama di lantai dasar diantaranya adalah :
1.      Ruang depan istana yang merupakan ruang tunggu para tamu kerajaan, dimana di dalamnya terdapat dua bagian ruang. Untuk tamu terhormat disebut Ruangan Kursi Gading yang berkain gorden berwarna hijau lumut dikhususkan untuk tamu pria, dan satu ruangan terhormat lainnya untuk tamu perempuan.
2.      Ruang di sebelah kanan aadalah tempat berlangsungnya sidang kerajaan, sekaligus untuk pengadaan pesta di istana.
3.      Ruang di sebelah kiri merupakan ruang seremonial adat melayu, seperti pelantikan, upacara menjunjung duli dan ritual peringatan hari besar Islam.
4.      Ruang belakang yaitu untuk tempat persiapan jamuan bagi para tamu undangan. Ruang ini sangat mencolok dengan tangga besi spiral buatan Jerman sebagai akses menuju lantai atas. Koridor ruang sepanjang 200 m di sini menjadi tempat makan bagi penduduk biasa.
Tiap sudut istana memiliki pilar berbentuk bulat. Dinding-dinding dihiasi keramik buatan Perancis. Sementara pada puncak bangunan, Anda akan terpukau melihat enam patung hiasan berbentuk burung elang atau garuda. Patung ini menjadi simbol keberanian Kerajaan Siak Sri Indrapura. Semua pintu dan jendela berbentuk kubah dengan hiasan mozaik kaca. Sepasang burung Elang yang memukau menghiasi pintu gerbang masuk. Anda juga akan menemui delapan meriam yang menyebar ke berbagai sisi halaman istana, dimana di sebelah kiri belakang istana terdapat bangunan kecil sebagai penjara sementara. Beberapa bangunan lain sekitar istana yang tidak boleh Anda lewatkan yaitu Jembatan Siak, Balai Kerapatan, Mesjid Syahabbudin dan Makam Sultan Kasim II.

Lokasi
Kerajaan siak terletak di Jl. Sultan Syarif Kasim, Siak Kabupaten Riau Propinsi Riau.

Tiket Masuk
Tiket masuk  untuk dewasa Rp3.000,- dan anak-anak Rp2.000,-.
Jam buka Istana Siak adalah hari Senin-Kamis dan Sabtu pukul 09.00-16.00 WIB.
Pada hari Jumat buka pukul 13.45-16.00 WIB.

Akses
Untuk mencapai di obyek wisata ini dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama 4 jam dari Pekanbaru Propinsi Riau.

Akomodasi
Temukan berbagai akomodasi di sekitar Kerajaan Siak dari wisata kuliner khas Minang di tepian sungai Siak sembari menikmati pemandangan jembatan siak dan berbagai penginapan dan hotel dengan harga bervariasi.

Sumber : www.gosumatra.com
Post       : Putri Merlisa W

Pemandian Air Soda di Tapanuli


Permandian yang terbentuk secara alami oleh alam memiliki sensasi sendiri disaat bermandian ataupun berenang ditempat itu. Berbagai permandian alam yang mempunyai air yang segar sampai dengan permandian alami yang berair panas semua ada di negara Indonesia ini. Tetapi di Sumatera Utara memiliki sebuah permandian dengan keunikan sendiri, yaitu Permandian Air Soda. Permandian ini hanya ada 2 di dunia ini.

Obyek Wisata 
Permandian Air Soda ini juga sering disebut dengan Aek Rara. Sejarah permandian ini ditemukan oleh seorang bidan bernama O Tobing Sihite sewaktu mencangkul tanah dan keluar air, tetapi air yang keluar berbeda dengan air biasanya. Memiliki tektur air yang berbuih, rasa dan aromanya mirip soda. Baru tahun 2004 daerah ini dibangunlah sebuah kolam untuk menampung airnya dan menjadikannya sebuah kolam permandian. Kolam air soda ini hanya ada 2 didunia ini, yang satu di Venezuela Amerika Selatan dan yang satunya yang ada di Sumatera Utara ini. 
Berenang atau Cuma berendam di permandian ini dapat membuat tubuh terasa menjadi ringan. Air soda yang membasahi tubuh seakan menggigit kulit dengan buih-buihnya, air nya tidak terasa lengket dan berasa asin. Tetapi jangan sampai terkena mata, air soda ini akan terasa perih bila mengenai mata. Sensasi berendam ini berbeda dengan saat kita berendam dipermandian air lainnya.
Permandian ini hanya ada 1 buah yang berukuran 6×7 meter. Pemandangan disekitar kolam sangatlah indah, karena langsung berbatasan dengan persawahan hijau berlatar belakang gugusan perbukitan yang membentang. Tempat wisata ini sangatlah terjangkau untuk dikunjungi dari segi akses dan dalam segi biaya.

Lokasi
Permandian Air Soda atau Aek Rara ini terletak di Desa Parbubu, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Akses
Obyek wisata ini berjarak sekitar satu kilometer dari pusat kota Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Selain maskapai Susi Air, belum banyak penerbangan langsung yang menuju ke rute ini. Alternatifnya bisa datang dari kota terdekat yakni Sibolga. Nah dari Sibolga bisa singgah ke kota Tarutung. Dari Kota Tarutung dapat dilanjutkan ke obyek wisata dengan kendaraan darat dan kondisi yang sudah bagus.

Fasilitas dan Akomodasi
Tempat Wisata ini terbilang sudah dikelola dengan baek karena sudah sangat lengkap. Dari area parkir, tempat berganti baju, toilet samapi dengan tempat makan yang berada di area permandian. Untuk penginapan dapat ditemukan di Kota Tarutung yang dekat dengan tempat wisata ini.
 
sumber : www.gosumatra.com
post       : Putri Merlisa W

Thursday, December 4, 2014

Danau Kaco Jambi

Propinsi Jambi yang berada di pulau Sumatera mempunyai keanekaragaman destinasi pariwisata yang tak kalah dengan propinsi lainnya. Kabupaten Kerinci yang masih berada di wilayah Propinsi Jambi mempunyai kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, didalamnya terdapat berbagai destinasi wisata dari pegunungan hingga danau. Salah satunya Danau kaco sebagai mutiara yang tersembunyi diantara kerindangan keindahan Taman Nasional Kerinci Seblat.


Obyek Wisata
Danau Kaco, masyarakat setempat menyebutnya yang dalam bahasa Indonesia berarti kaca. Danau kaco memang mempunyai air yang sangat bening kebiruan. Terletak di kentinggian 1289 diatas permukaan air laut, danau ini tergolong danau yang kecil tidak seperti danau-danau pada umumnya. Hanya berukuran luas sekitar 30 x 30 meter, namun danau ini bisa menyuguhkan keindahan tersendiri diantara pepohonan di sekitarnya.
Selain mempunyai air yang sangat bening, kedalaman danau ini masih misteri dan belum ada yang tau pasti berapa kedalamanya. Walaupun kita masih bisa melihat beberapa ikan semah yang berlalu lalang mencari makan. Keajaiban lainnya adalah Danau Kaco ini memancarkan cahaya yang terang saat gelap gulita, apalagi saat bulan purnama. Kebanyakan pengunjung banyak yang bermalam untuk melihat keajaiban ini dan tidak diperlukan penerangan karena terang dari cahaya danau. Beberapa peneliti mencoba untuk mencari jawaban akan fenomena ini, tetapi semua masih misterius dimana dalam penyelaman oksigen habis sebelum menyentuh dasar danau.
Sedikit cerita dari warga setempat. Mitos lahirnya Danau Kaco ini bermula hadirnya sebuah cerita seorang putri cantik yang ingin dipinang oleh banyak pemuda. Tanpa ragu mereka menitipkan bebatuan mulia pada Raja Gagak, ayah sang putri. Akan tetapi, keserakahan justru membuat Raja Gagak menodai putrinya sendiri. Setelah itu, putrinya pun dibenamkan ke dalam danau beserta harta pinangan tersebut.
Untuk menuju ke Danau Kaco ini terbilang tidaklah mudah. Tidak adanya jalan aspal yang lebar ataupun tempat berteduh yang nyaman selama perjalanan. Akan butuh tenaga ekstra untuk mencapai ke danau ini. Pengunjung akan berjalan kaki menyusuri hutan sekitar 4 jam perjalanan, tetntunya dengan keindahan yang mengiringi perjalanan seperti pepohonan besar, suara burung-burung endemik ataupun kupu-kupu nan cantik. Selain pepohonan besar dan rimbun, pengunjung juga akan melewati rimbunya pohon bambu dan menyeberangi sungai dengan air yang jernih. Dan tentunya semua itu akan terbayarkan dengan keindahan Danau Kaco yang seindah mutiara.
Lokasi
Danau Kaco terletak di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat tepatnya di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya. Sekitar dua jam dari Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.
Akses
Danau Kaco dapat ditempuh melalui jalur darat dimulai dari Kota jambi ke sungai Penuh.Jarak antara Jambi ke Sungai Penuh sekitar 500 km dengan waktu tempuh sekitar 10 jam perjalanan. Selanjutnya dari Sungai Penuh dilanjutkan ke desa terdekat yaitu Desa Lempur,Kecamatan Gunung Raya dalam waktu 45 Menit dengan kendaraan roda empat atau pun roda dua. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki menyelusuri hutan sekitar 4 jam untuk sampai ke Danau Kaco.
Fasilitas dan Akomodasi
Danau Kaco terletak di tengah-tengah hutan yang rindang, tidak ada fasilitas yang dapat kita temui di Danau kaco. Apabila menginginkan menginap, disarankan dengan cara berkemah dan perlu persiapan yang matang dalam membawa perbekalan selama perjalanan. Disarankan juga untuk menggunakan guide yang tahu akan arah menuju ke Danau Kaco.

sumber : www.gosumatra.com
post       : Putri Merlisa W