Thursday, December 11, 2014

Coban Rondo

 Air terjun Coban Rondo merupakan salah satu air terjun yang sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Air terjun ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Punjong, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan legenda masyarakat sekitar, bahwa asal mula Air Terjun Coban Rondo ini berawal dari sebuah kisah asmara sepasang pengantin baru yang bernama Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro. Menginjak usia pernikahan yang ke Selapan (36 hari), Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke rumah mertuanya di Gunung Anjasmoro. Namun, berdasarkan adat orang Jawa bahwa penganti yang masih usia Selapan belum diperbolehkan meninggalkan rumah terlalu jauh. Oleh karena itu, mereka dilarang untuk pergi ke Gunung Anjarwati oleh orang tua dari Raden Baron.
Akan tetapi, keduanya bersikeras akan berkunjung ke Gunung Anjasmoro dengan segala resiko yang ada. Di tengah perjalanan tiba-tiba muncul Joko Lelono yang ternyata terpikat dengan kecantikan dari Dewi Anjarwati. Akhirnya Raden Baron memerintahkan anak buahnya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati ke sebuah lokasi yang terdapat Air Terjun (dalam bahasa Jawa disebut Coban). Raden Baron dan Joko Lelono bertempyr hebat hingga keduannya gugur. Akibat dari gugurnya suami Dewi Anjarwati, maka statusnya berubah menjadi Janda (dalam bahasa Jawa Rondo). Sejak saat itulah air terjun ini dinamakan air terjun Coban Rondo.
Air terjun setinggi 84 meter ini berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Air terjun Coban Rondo ini mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1980. Panorama klasik air tejun yang dibalut dengan keindahan alam dan disempurnakan dengan udara pegunungan yang masih sangat alami ini memang menjadi mangnet yang luar biasa bagi para wisatawan. banyak wisatawan domestik dan mancanegara datang ke lokasi obuyek wisata ini. Terutama saat hari libur, pengunjung akan mengalami pelonjakan.
Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh wisatawan saat berkunjung ke lokasi ini, yakni dilarang mandi atau berada di bawah air terjun dan apabila hujan lebat turun maka pengunjung diwajibkan untuk meninggalkan lokasi wisata. Karena ditakutkan akan terjadi banjir ataupun longsor.

Akses transport

Bagi wisatawan yang ingin mengunjunggi lokasi obyek wisata ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum atau menggunakan jasa penyewaan kendaraan bermotor atau bahkan ojek. Harga setiap kendaraan berbeda-beda, bagi yang menyewa kendaraan bermotor dapat menyewa kendaraan bermotor roda dua dengan biaya berkisar Rp 35.000-Rp 50.000. Sedangkan yang ingin menggunakan jasa Angkutan bisa menggunakan dua angkutan umum yakni Bus dengan biaya sebesar Rp 5.000 – Rp 10.000 untuk sekali jalan sampai ke jalan utama menuju Air Terju Coban Rondo.
Sedangkan yang ingin menggunakan jasa Ojek untuk mencapai lokasi obyek wisata tersebut harus merogoh kocek sebesar Rp 10.000,- untuk sekali jalan dari jalan utama Air Terjun Coban Rondo sampai ke lokasi wisata. Perjalanan yang ditempuhpun relatif cukup cepat apabila wisatawan dari Kota Malang maka memakan waktu sekitar 45-60 menit perjalanan. Sedangkan, bagi yang sudah berada di daerah Batu dapat menempuh perjalanan selama kurang lebih 10-30 menit perjalanan. Akses menuju lokasi pun sudah sangat baik, yakni sudah beraspal.

Biaya tiket masuk ticket fee

Biaya Air terjun Coban Rondo ini adalah: untuk wisatawan lokal sebesar Rp 8.000,- dan wisatawan mancanegara Rp 10.000,-. Untuk kendaraan roda dua Rp 2.000, roda empat Rp 4.000 dan roda enam Rp 6.000. biaya tersebut belum termasuk biaya parkir, untuk biaya parkir sendiri sebesar Rp 2.000 (roda dua), Rp 4.000 (roda empat) dan 6.000 (roda enam). Dari pintu masuk atau retribusi tersebut sampai ke lokasi wisata berjarak kurang lebih 2 km, dengan jalan yang berliku dan naik turun. Dari tempat parkir menuju air terjun Coban Rondo, Anda harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter.

Sumber : http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/malang/214-air_terjun_coban_rondo.html
Posted by : Anak Agung Yuniartha - 2414031014


0 komentar:

Post a Comment